Program ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan berwirausaha untuk menerapkan prinsip-prinsip konservasi sumberdaya hutan, ekowisata dan jasa lingkungan, termasuk perlindungan proses-proses ekologis dan sistem pendukung kehidupan, pelestarian spesies dan keragaman genetik, dan pemanfaatan satwa liar di ekosistem secara  berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, kesejahteraan dan kualitas ekosistem, yang terintegrasi  dengan  lingkungannya, yang dapat memasuki berbagai konteks bidang pekerjaan serta menjadi individu yang mampu belajar terus-menerus (life-long learning) dan memiliki apresiasi terhadap nilai kemasyarakatan.Kompetensi lulusan PS KSHE adalah: (1) mampu menerapkan prinsip-prinsip dan kebijakan disiplin konservasi sumberdaya hutan dan ekowisata, dan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni pada disiplin ini, dalam memecahkan masalah dan beradaptasi dengan situasi nyata di lapangan; (2) penguasaan konsep teoritis konservasi sumberdaya hutan secara umum; pengetahuan mendalam mengenai konsep-konsep teoritis pengelolaan kawasan konservasi, pengelolaan satwa liar, konservasi keanekaragaman hayati tumbuhan, penggunaan jasa ekosistem, manajemen ekowisata;dan mampu memecahkan masalah prosedural;(3) mampu membuat keputusan yang tepat, berdasarkan analisis informasi dan data, dan mampu memberikan bimbingan dalam memilih berbagai alternatif solusi, secara mandiri dan dalam kelompok; serta (4) bertanggung jawab pada pekerjaannya untuk pencapaian tujuan organisasi/institusi dimana ia bekerja.

Sasaran utama dalam menghasilkan lulusan terdiri dari 3 kemampuan utama yaitu :  (1) pengetahuan ilmiah; (2) kemampuan memecahkan masalah; (3) pengembangan karakter atau sikap mental yang terpuji. Dengan demikian lulusan program studi ini mampu untuk mengembangkan dan mendemonstrasikan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dalam domain-domain berikut ini:

A: Pengetahuan dan Pemahaman (Domain Subjek)

  1. Mendefinisikan dan menjelaskan penerapan konsep dan prinsip ilmu-ilmu dasar konservasi sumberdaya hutan.
  2. Mengidentifikasi, menentukan dan menjelaskan konsep-konsep teoritis yang mendasari ilmu manajemen kawasan konservasi, pengelolaan satwa liar, konservasi tumbuhan, pemanfaatan jasa lingkungan, manajemen ekowisata, dan konservasi sumberdaya hutan  secara umum.

B: Keterampilan Intelektual (Domain Kognitif)

  1. Menerapkan konsep pendekatan berbasis ekosistem untuk bidang konservasi sumberdaya hutan
  2. Melakukan analisis dan evaluasi terhadap pengambilan keputusan bedasarkan informasi dan data ilmiah.
  3. Merumuskan solusi untuk masalah procedural dalam pengelolaan kawasan konservasi, pengelolaan satwa liar, konservasi tumbuhan, pemanfaatan jasa lingkungan dan manajemen ekowisata.
  4. Menilai berbagai manfaat dari kawasan konservasi, perlindungan satwa liar, keanekaragaman tumbuhan, jasa lingkungan, ekosistem, rekreasi dan ekowisata yang potensial.

C: Keterampilan Praktis (Domain Afektif)

  1. Menerapkan pengetahuan konservasi sumberdaya hutan dan ekowisata untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan disiplin ini
  2. Melakukan analisis dan menggunakan metodologi ilmiah, teknologi, dan seni untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan konservasi sumberdaya hutan.
  3. Mengukur potensi kawasan konservasi, satwaliar, keragaman tumbuhan, jasa lingkungan , ekosistem, dan ekowisata.

D: Keterampilan Kunci/yang dapat dipindahkan (Domain Psikomotor)

  1. Berkomunikasi secara efektif, tertulis maupun lisan.
  2. Bekerja sebagai bagian dari kelompok
  3. Mengembangkan pemikiran kritis, dengan maksud memberikan kontribusi bagi pengembangan konservasi sumberdaya hutan dan ekowisata
  4. Menjadi kreatif, inovatif, bertanggungjawab secara moral dan professional serta adaptif dengan kondisi lapangan di tempat kerja, dan dalam mengembangkan karirnya.