Profile Pascasarjana

Profile Program Pascasarjana

Program Pascasarjana  strata Master dan strata Doktor.  Untuk program Master dan Doktor masing-masing terdiri dari 2 mayor, yaitu (1) Konservasi Biodiversitas Tropika (KVT); dan (2) Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan (MEJ).

Para lulusan ditargetkan : (1) Memiliki kemampuan mengembangkan dan memutakhirkan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni di bidang konservasi biodiversitas (tumbuhan dan satwaliar)  baik in situ maupun ex situ dengan cara menguasai dan memahami, pendekatan, metode, kaidah ilmiah serta keterampilan penerapannya; (2) Memiliki kemampuan memecahkan permasalahan di bidang konservasi biodiversitas (tumbuhan dan satwaliar) baik in situ maupun ex situ melalui kegiatan penelitian dan pengembangan  berdasarkan kaidah ilmiah; dan (3) Memiliki kemampuan mengembangkan kinerja profesionalnya di bidang konservasi biodiversitas (tumbuhan dan satwaliar) baik in situ maupun ex situ yang ditunjukkan dengan ketajaman analisis permasalahan, keserbacukupan tinjauan, kepaduan pemecahan masalah secara bioekologis dan sosekbud  baik untuk   menunjang pengembangan ipteks konservasi maupun dalam upaya pengelolaan dan entrepreneurship  biodiversitas berkelanjutan  untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat berdasarkan falsafah Pancasila.

Program Master difokuskan lulusan yang memiliki ciri-ciri: (1) mempunyai kemampuan mengembangkan dan memutakhirkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau kesenian dengan cara menguasai dan memahami pendekatan, metode, kaidah ilmiah disertai ketrampilan penerapannya; (2) mempunyai kemampuan memecahkan permasalahan di bidang keahliannya melalui kegiatan penelitian dan pengembangan berdasarkan kaidah ilmiah; dan (3) mempunyai kemampuan mengembangkan kinerja profesionalnya yang ditunjukkan dengan ketajaman analisis permasalahan, keserbacakupan tinjauan, kepaduan pemecahan masalah atau profesi yang serupa.

Sedangkan program Doktor diarahkan pada hasil lulusan yang memiliki kualifikasi: (1) mempunyai kemampuan mengembangkan konsep ilmu, teknologi, dan/atau kesenian baru di dalam bidang keahliannya melalui penelitian; (2) mempunyai kemampuan mengelola, memimpin, dan mengembangkan program penelitian; dan (3) mempunyai kemampuan pendekatan interdisipliner dalam berkarya di bidang keahliannya.

A. Program Studi Konservasi Biodiversitas Tropika

1. Tujuan Pendidikan

Untuk menyelenggarakan misi dan mencapai visi IPB, ditetapkan tujuan yang harus dicapai yaitu:

  1. Menghasilkan lulusan yang berkualitas yang mampu mengembangkan dan menerapkan IPTEKS
  2. Memberikan inovasi IPTEKS ramah lingkungan untuk mendukung pembangunan nasional dan memperbaiki kesejahteraan umat manusia
  3. Menjadikan IPB sebagai lembaga pendidikan tinggi yang siap menghadapi tuntutan masyarakat dan tantangan pembangunan yang berubah dengan cepat baik secara nasional dan global

2. Kompetensi Lulusan Magister-sains (S2)

  1. Memiliki kemampuan mengembangkan dan memutakhirkan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni di bidang konservasi biodiversitas (tumbuhan dan satwa liar) baik in situ maupun ex situ dengan cara menguasai dan memahami, pendekatan, metode, kaidah ilmiah serta keterampilan penerapannya.
  2. Memiliki kemampuan memecahkan permasalahan di bidang konservasi biodiversitas (tumbuhan dan satwa liar) baik in situ maupun ex situ melalui kegiatan penelitian dan pengembangan berdasarkan kaidah ilmiah.
  3. Memiliki kemampuan mengembangkan kinerja profesionalnya di bidang konservasi biodiversitas (tumbuhan dan satwa liar) baik in situ maupun ex situ yang ditunjukkan dengan ketajaman analisis permasalahan, keserbakecukupan tinjauan, kepaduan pemecahan masalah secara bioekologis dan sosekbud baik untuk menunjang pengembangan ipteks konservasi maupun dalam upaya pengelolaan biodiversitas berkelanjutan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

3. Kompetensi Lulusan Program Doktor (S3)

Memiliki kemampuan mengembangkan konsep ilmu, teknologi dan seni baru secara mandiri di bidang konservasi biodiversitas (tumbuhan dan satwa liar) in situ maupun ex situ melalui penelitian. 2. Memiliki kemampuan mengelola, memimpin dan mengembangkan program penelitian di bidang konservasi biodiversitas (tumbuhan dan satwa liar) in situ dan ex situ 3. Memiliki kemampuan pendekatan interdisipliner dalam memberikan alternatif solusi dalam karya perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan berkelanjutan biodiversitas baik in situ maupun ex situ secara terpadu dan holistik, efisien dan efektif sesuai dinamika bioekologis dan poleksosbud untuk kemaslahatan umat manusia dan kemanusiaan.

B. Program Studi Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan (MEJ)

1. Tujuan Pendidikan

Tujuan penyelenggaraan Program Studi Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan adalah:
1. Menyelenggarakan pendidikan magister-sains bidang Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan secara efisien dan efektif.
2. Melahirkan para lulusan magister-sain dalam bidang Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan yang mempunyai karakteristik:
a. memiliki kompetensi metacognitif yang tinggi dalam bidang Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan.
b. kreatif dan mumpuni dalam memecahkan berbagai masalah dalam bidang ekowisata dan jasa lingkungan.
c. mampu menjadi perencana dan pelaksana yang handal dalam pembangunan dan pengembangan ekowisata dan jasa lingkungan.

2. Kompetensi Lulusan Magister-sains (S2)

Para lulusan mempunyai kompetensi untuk menganalisa dan mensintesa serta mengaplikasikan berbagai prinsip yang diperlukan dalam melaksanakan manajemen ekowisata dan jasa lingkungan melalui:
1. Penguasaan yang baik tentang berbagai aspek permintaan dan suplay dari setiap bentuk ekowisata dan jasa lingkungan.
2. Penguasaaan yang baik tentang berbagai aspek, lingkup dan metoda perencanaan ekowisata dan jasa lingkungan pada skala tapak dan destinasi
3. Penguasaan yang baik dalam manajemen ekowisata dan jasa lingkungan; termasuk dalam manajemen dampak dan resiko penyelenggaraan ekowisata dan jasa lingkungan, serta analisa kebijakan terkait.

3. Kompetensi Lulusan Program Doktor (S3)

Para Doktor lulusan dari program ini akan mempunyai kompetensi untuk membangun serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dan manajemen strategis dalam ekowisata dan jasa lingkungan; termasuk dalam perencanaan pada skala nasional dan internasional.