RENSTRA Departemen

Sesuai dengan visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan, maka sasaran FAHUTAN IPB adalah:

  1. Penyempurnaan RENSTRA dan RENOP FAHUTAN IPB menuju world class institution;
  2. Tersedianya kurikulum berbasis kompetensi sesuai kebutuhan yang terus dievaluasi secara berkala, serta sarana dan prasarana perkuliahan yang bermutu dalam jumlah dan kondisi yang memadai;
  3. Tersedianya tenaga pengajar yang kompeten serta tenaga kependidikan dan laboran yang handal sehingga dapat menjalankan kegiatan Tri Dharma (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat) dengan baik;
  4. Diperolehnya pengakuan (akreditasi), baik nasional maupun internasional;
  5. Meningkatnya taraf kesejahteraan bagi tenaga pengajar, tenaga kependidikan dan tenaga laboran.

Adapun strategi pencapaiannya adalah:

  1. Menyusun rencana kebutuhan, serta peningkatan dan pengembangan kualitas sumberdaya secara rasional dan berkesinambungan;
  2. Menyempurnakan dan melengkapi prosedur operasional baku (POB) untuk seluruh kegiatan Tri Dharma;
  3. Menerapkan sistem manajemen yang handal, transparan, akundabel, dan responsibel;
  4. Menerapkan fasilitas ICT (Information and Communication Technology) secara terpadu;
  5. Meningkatkan dan mengembangkan kerjasama serta jejaring (net working) di bidang Tri Dharma dengan berbagai pihak baik nasional (pemerintahan pusat, pemerintahan daerah, perguruan tinggi, badan penelitian, swasta, asosiasi industri dan lain sebagainya) maupun internasional.

Dengan strategi tersebut di atas yang dilakukan secara kontinyu, diharapkan pada tahun 2015 sudah dapat terwujud cikal bakal FAHUTAN IPB sebagai world class institution di bidang kehutanan tropis.

Sesuai dengan visi, misi dan tujuan Departemen/PS KSHE yang telah ditetapkan tersebut di atas dan sasaran serta strategi pencapaiannya oleh Fakultas Kehutanan, maka ditentukan sasaran PS KSHE yang ingin dicapai sebagai berikut:

  1. Dihasilkannya lulusan sarjana yang berkualitas tinggi;
  2. Dihasilkannya IPTEKS di bidang konservasi keanekaragaman hayati tropika dan lingkungan hidup;
  3. Terwujudnya kurikulum pendidikan sarjana yang sesuai dengan tuntutan masyarakat;
  4. Terwujudnya jaringan kerjasama implementasi IPTEKS di bidang pengelolaan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati tropika dan lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Dalam pencapaian visi, misi dan tujuan Departemen/PS KSHE maka ada 4 strategi utama yang dikembangkan, yaitu: a) strategi pengarusutamaan, b) strategi peningkatan kapasitas, c) strategi desentralisasi, dan d) strategi partisipasi dan kebersamaan.

Strategi Pengarusutamaan diarahkan pada pengembangan kerangka kebijakan dan penyusunan aturan, SOP, pedoman umum, kriteria standar pencapaian visi, misi dan tujuan Departemen/PS KSHE yang sejalan dengan kebijakan dan standar mutu IPB dan Fakultas Kehutanan. Selanjutnya keseluruhan perangkat aturan, kebijakan, visi, misi dan tujuan serta pedoman umum Departemen/PS KSHE tersebut harus menjadi acuan bagi semua unsur di lingkungan Departemen/PS KSHE serta para pihak dan/atau mitra Departemen/PS KSHE didalam operasionalisasi upaya-upaya mewujudkan visi, misi dan tujuannya.

Strategi pengarusutamaan menekankan pada usaha terkoordinasi dan sinkronisasi secara terus-menerus tentang rencana dan pelaksanaan PS KSHE, dan memperkuat pemahaman, komitmen serta penerimaan semua pihak baik internal maupun eksternal. tentang visi, misi dan tujuan Departemen/PS KSHE.

Strategi peningkatan kapasitas diarahkan kepada peningkatan kualitas sumberdaya manusia, organisasi, keuangan, teknologi dan sistem informasi manajemen. Sedangkan strategi desentralisasi diarahkan pada pelaksanaan pendidikan dan penelitian yang lebih banyak melibatkan bagian-bagian yang ada di PS KSHE. Strategi partisipasi dan kebersamaan lebih diarahkan kepada penegasan hak dan kewajiban seluruh staf dosen dan tenaga kependidikan yang ada di Departemen/PS KSHE.

Pada dokumen penjaminan mutu akademik internal PS KSHE terincikan target sasaran, strategi capaian dan rentang waktu pencapaiannya secara bertahap. Sasaran mutu PS KSHE dibagi dalam lima indikator utama yakni indikator utama sasaran mutu bidang akademik dan kemahasiswaan, indikator utama sasaran mutu bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat, indikator utama sasaran mutu bidang kerjasama dan peningkatan kesejahteraan, indikator utama sasaran mutu bidang peningkatan kapasitas dan indikator utama sasaran mutu bidang penguatan sistem manajemen. Masing-masing indikatornya memiliki baseline tahun 2007, capaian tahun 2008, dan target pada tahun 20010 serta 2012.

Indikator utama sasaran mutu bidang akademik dan kemahasiswaan terdiri dari 17 indikator utama, yaitu:

  1. Rasio tingkat kompetisi calon mahasiswa baru (diterima dibanding pelamar),
  2. Persentase mahasiswa yang lulus tepat waktu terhadap mahasiswa seangkatannya,
  3. Persentase mahasiswa drop out pada angkatan yang sama,
  4. Persentase lulusan dengan IPK sangat memuaskan terhadap jumlah mahasiswa pada tahun kelulusan yang sama,
  5. Persentase jumlah lulusan PS KSHE yang bekerja dalam waktu tiga bulan setelah kelulusannya,
  6. Persentase jumlah mata kuliah yang mengadops metodai pembelajaran yang berpusat kepada mahasiswa (student centered learning),
  7. Rasio dosen PS KSHE yang memperoleh nilai >3 pada hasil penilaian oleh mahasiswa S1 terhadap jumlah keseluruhan dosen yang dinilai pada tahun akademik yang sama (%),
  8. Persentase nilai mata kuliah yang masuk tepat waktu (≤ 2 minggu setelah masa ujian),
  9. Persentase PS yang terakreditasi A oleh BAN PT,
  10. Jumlah PS yang terakreditasi oleh lembaga akreditasi internasional,
    11) Jumlah mahasiswa berkewarganegaraan asing yang belajar di PS KSHE,
  11. Jumlah program internasional S2/S3,
  12. Persentase lulusan PS KSHE (S1) yang mendapat nilai TOEFL-like > 500,
  13. Jumlah kemenangan dan keberhasilan tim mahasiswa PS KSHE pada ajang kompetisi di tingkat nasional dan internasional,
  14. Jumlah total dana beasiswa PS KSHE yang tersedia,
  15. Persentase jumlah skripsi, tesis, disertasi yang dipublikasikan di jurnal terakreditasi pada kurun waktu 2 tahun setelah lulus dan
  16. Jumlah e-journal yang dapat diakses secara on line oleh dosen di lingkungan IPB.

Indikator utama sasaran mutu bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat terdiri dari 4 indikator utama, yaitu:

  1. Rata-rata jumlah publikasi jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional per dosen per tahun;
  2. Jumlah permohonan paten oleh peneliti PD KDHE secara kumulatif;
  3. Citation index (CI) untuk setiap dosen PS KSHE (versi Google scholar);
  4. Jumlah dana riset di PS KSHE baik yang berasal dari dalam maupun luar IPB.

Indikator utama sasaran mutu bidang kerjasama dan peningkatan kesejahteraan terdiri dari 6 indikator utama, yaitu:

  1. Jumlah kegiatan kerjasama kepakaran baik dengan pemerintah maupun dengan industri/swasta per tahun;
  2. Jumlah proyek kerjasama / layanan kepakaran dengan nilai diatas 250 juta;
  3. Jumlah dana dari usaha bisnis dari kemitraan per tahun;
  4. Jumlah bisnis baru yang dapat diwujudkan;
  5. Jumlah dana amsyarakat yang terakumulasi per tahun;
  6. Persentase alokasi dana kesejahteraan pegawai PS KSHE dari dana masyarakat IPB.

Indikator utama sasaran mutu bidang peningkatan kapasitas terdiri dari 3 indikator utama, yaitu:

  1. Persentase jumlah dosen yang mencapai jabatan guru besar;
  2. Persentase jumlah dosen berkualifikasi doktor (S3);
  3. Persentase dosen yang mengikuti program pertukaran staf atau kerjasama penelitian di luar negeri.

Indikator utama sasaran mutu bidang penguatan sistem manajemen terdiri dari 6 indikator utama, yaitu:

  1. Jumlah sistem layanan yang mendapatkan sertifikat ISO atau sertifikasi lain (sertifikasi laboratorium);
  2. Relevansi kegiatan program studi yang diusulkan dalam RKAT terhadap sasaran mutu PS KSHE (%);
  3. Persentase tingkat kepuasan pelanggan (wisudawan) > 4 (skala 1-5) terhadap layanan akademik;
  4. Persentase tingkat kepuasan pelanggan (wisudawan) > 4 (skala 1-5) terhadap layanan non akademik;
  5. Status akuntansi keuangan IPB dari akuntan publik;
  6. Pemutakhiran data situs web unit kerja di lingkungan IPB (kali per minggu).