Saresehan Konservasi Ekosistem Mangrove sebagai Sistem Penyangga Kehidupan

Bogor, 01 Maret 2018. Dalam Rangka memperingati “Hari Lahan Basah Sedunia” Departemen KSHE menyelenggarakan Saresehan dengan tema Konservasi Ekosistem Mangrove Sebagai  Sistem Penyangga Kehidupan. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari ini Kamis, 01 Maret 2018 bertempat di Ruang Sidang Sylva Fakultas Kehutanan IPB serta dibagi kedalam 2 sesi acara.

Dalam kesempatan tersebut hadir Rektor IPB Bapak Dr. Arif Satria, SP, M.Si  dan Dekan Fakultas Kehutanan IPB Dr. Ir. Rinekso Soekmadi, M.Sc.F. serta sekaligus membuka acara tersebut. Selain itu Ketua Departemen KSHE Fahutan IPB, Dr. Nyoto Santoso, MS menyampaikanpenjelasan terkait tujuan diselenggarakan sarasehan ini adalah untuk mengkaji perkembangan terkini kebijakan pengelolaan ekosistem mangrove di Indonesia,  mengkaji berbagai permasalahan pengelolaan ekosistem mangrove, menggali pemikiran-pemikiran pengelolaan ekosistem mangrove berkelanjutan, dan merumuskan langkah-langkah konservasi ekosistem mangrove sebagai sistem penyangga kehidupan di Indonesia sehingga harapan kedepan para pemerhati mangrove yang terdiri dari pemerintah, perguruan tinggi, peneliti, lembaga swadaya masyarakat dan swasta dapat mengkonsolidasikan dalam pengelolaan mangrove agar tidak kehilangan arah.

Sarasehan ini menghadirkan pakar di bidang konservasi lingkungan dan mangrove, diantaranya Deputi Bidang Koordinasi Sumberdaya Alam dan Jasa Kemenko Kemaritiman, Ir. Agung Kuswandono; Guru Besar Departemen KSHE Fahutan IPB, Prof. Dr. Hadi S. Alikodra; Deputi Bidang Pangan dan Pertanian, Komenko Perekonomian, Ir. Musdhalifah Machmud, MT; Guru Besar Departemen Silvikultur Fahutan IPB, Prof. Dr. Cecep Kusmana; Kasubdit Reboisasi Direktorat Konsevasi Tanah dan Air, Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungan dan Hutan Lindung (PDASHL) KLHK, Ir. Joko Pramono, M.Sc.(@W)

 

Pin It on Pinterest